- by admin
- 0
- Posted on
Panduan Lengkap: Mengubah Sitasi ke Gaya IEEE di Microsoft Word 2010
Menulis karya ilmiah, laporan, atau dokumen formal lainnya seringkali menuntut kepatuhan pada gaya sitasi tertentu. Salah satu gaya yang umum digunakan, terutama dalam bidang teknik dan sains, adalah gaya IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers). Gaya ini memiliki aturan spesifik dalam penomoran sitasi di dalam teks dan daftar pustaka. Bagi pengguna Microsoft Word 2010, mengkonversi sitasi yang ada ke gaya IEEE mungkin terasa membingungkan pada awalnya. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah, dengan detail yang cukup untuk mencapai hasil yang akurat, dengan perkiraan panjang 1.200 kata.
Mengapa Gaya IEEE Penting?
Gaya IEEE menekankan pada kejelasan, konsistensi, dan kemudahan pelacakan sumber. Dalam dunia akademis dan profesional, sitasi yang benar adalah bentuk penghormatan terhadap karya orang lain, menghindari plagiarisme, dan memungkinkan pembaca untuk menelusuri kembali informasi yang Anda gunakan. Dengan mengikuti gaya IEEE, Anda menunjukkan profesionalisme dan kepatuhan terhadap standar publikasi yang berlaku di bidang Anda.
Memahami Dasar-Dasar Gaya Sitasi IEEE
Sebelum kita masuk ke dalam praktik di Microsoft Word 2010, mari kita pahami elemen kunci dari gaya IEEE:

-
Sitasi dalam Teks: Berbeda dengan gaya seperti APA atau MLA yang menggunakan nama penulis dan tahun, gaya IEEE menggunakan nomor urut dalam kurung siku
. Nomor ini merujuk pada entri yang sesuai dalam daftar pustaka. Contoh: "Penelitian terbaru menunjukkan efektivitas metode ini ." Jika ada beberapa sumber yang merujuk pada poin yang sama, nomor-nomor tersebut dapat dipisahkan dengan koma atau rentang: "Hasil eksperimen sebelumnya mendukung temuan ini " atau "Studi terdahulu mengenai topik ini telah mengidentifikasi beberapa faktor kunci ." -
Daftar Pustaka (References): Bagian ini ditempatkan di akhir dokumen dan diberi judul "References". Setiap entri dalam daftar pustaka diberi nomor urut yang sama dengan sitasi dalam teks. Penomoran ini bersifat berurutan dan tidak diurutkan berdasarkan abjad penulis. Format setiap entri bergantung pada jenis sumber (buku, jurnal, artikel konferensi, situs web, dll.).
Tantangan Mengubah Sitasi ke Gaya IEEE di Word 2010
Microsoft Word 2010 menyediakan fitur manajemen sitasi bawaan. Namun, fitur ini memiliki keterbatasan, terutama dalam hal kustomisasi gaya. Secara default, Word 2010 tidak memiliki opsi gaya IEEE yang siap pakai. Ini berarti Anda perlu melakukan beberapa penyesuaian manual atau menggunakan metode yang sedikit berbeda untuk mencapai format IEEE yang diinginkan.
Ada dua skenario utama yang akan kita bahas:
- Skenario 1: Anda baru memulai dokumen dan ingin menggunakan gaya IEEE sejak awal.
- Skenario 2: Anda sudah memiliki dokumen dengan sitasi dalam gaya lain (misalnya, APA atau MLA) dan ingin mengubahnya ke gaya IEEE.
Skenario 1: Memulai Dokumen Baru dengan Gaya IEEE
Ini adalah cara yang lebih mudah karena Anda dapat membangun struktur sitasi yang benar sejak awal.
Langkah 1: Mengakses Fitur Sitasi di Word 2010
- Buka Microsoft Word 2010.
- Pergi ke tab References.
- Di bagian Citations & Bibliography, Anda akan melihat opsi untuk Insert Citation dan Manage Sources.
Langkah 2: Menambahkan Sumber (Manage Sources)
Sebelum Anda bisa menyitir, Anda perlu menambahkan semua sumber yang akan Anda gunakan ke dalam database Word.
- Klik Manage Sources.
- Di jendela Source Manager, klik tombol New….
- Pilih Tipe Sumber (Type of Source): Ini adalah langkah krusial. Di bagian atas jendela, ada dropdown untuk memilih jenis sumber (misalnya, Book, Journal Article, Conference Proceeding, Website, dll.). Pilihlah yang paling sesuai dengan sumber Anda.
- Isi Detail Sumber: Isi kolom-kolom yang relevan dengan informasi dari sumber Anda.
- Author: Masukkan nama penulis. Jika ada lebih dari satu penulis, gunakan dropdown di sebelah kolom Author untuk mengedit nama penulis. Anda dapat mengetik nama secara langsung (Nama Belakang, Nama Depan) atau menggunakan tombol "Edit" untuk memasukkan penulis satu per satu dengan lebih rapi.
- Judul buku, artikel, atau karya lainnya.
- Year: Tahun publikasi.
- Publisher: Nama penerbit (untuk buku).
- City: Kota publikasi (untuk buku).
- Journal Name: Nama jurnal (untuk artikel jurnal).
- Volume, Issue, Pages: Informasi spesifik untuk artikel jurnal.
- URL, Access Date: Untuk sumber online.
- Tag Name: Ini adalah nama unik yang akan digunakan Word untuk mengidentifikasi sumber ini secara internal. Word biasanya akan membuat tag secara otomatis berdasarkan nama penulis dan tahun, tetapi Anda bisa mengubahnya jika mau.
- Klik OK setelah mengisi detail sumber.
- Ulangi langkah ini untuk semua sumber yang akan Anda gunakan.
- Setelah selesai menambahkan semua sumber, klik Close pada jendela Source Manager.
Langkah 3: Menyisipkan Sitasi dalam Teks (Insert Citation)
Sekarang, saat Anda menulis dokumen dan sampai pada titik di mana Anda perlu merujuk pada sumber yang telah Anda tambahkan:
- Tempatkan kursor di akhir kalimat atau frasa yang ingin Anda beri sitasi.
- Pergi ke tab References > Insert Citation.
- Word akan menampilkan daftar sumber yang telah Anda tambahkan. Pilih sumber yang sesuai.
- Perhatian: Secara default, Word akan menyisipkan sitasi dalam format yang tergantung pada gaya yang dipilih di dropdown Style pada tab References. Namun, kita akan membahas cara mengubahnya ke IEEE sebentar lagi. Untuk saat ini, pilih sumbernya.
- Word akan menyisipkan placeholder sitasi (misalnya, "(Author, Year)").
Langkah 4: Mengubah Gaya ke IEEE
Ini adalah langkah kunci untuk mendapatkan format IEEE.
- Perhatikan dropdown Style di tab References. Word 2010 mungkin tidak secara langsung menawarkan "IEEE". Pilihan default yang sering muncul adalah "APA", "MLA", "Chicago", dll.
- Masalahnya: Word 2010 tidak mendukung penambahan gaya IEEE secara native melalui antarmuka pengguna standar. Ini berarti kita perlu melakukan sedikit penyesuaian manual.
- Solusi Manual (Metode Paling Umum untuk IEEE di Word 2010):
- Sisipkan Sitasi Awal: Sisipkan semua sitasi Anda terlebih dahulu menggunakan gaya default yang tersedia (misalnya, APA). Ini akan membuat placeholder seperti (Smith, 2023).
- Buat Daftar Pustaka: Di akhir dokumen Anda, pergi ke tab References > Bibliography > pilih salah satu opsi (misalnya, "Bibliography"). Word akan membuat daftar pustaka berdasarkan sitasi yang telah Anda masukkan, namun formatnya masih akan mengikuti gaya yang dipilih sebelumnya (misalnya, APA).
- Perubahan Format Manual Sitasi dalam Teks:
- Kembali ke dokumen Anda.
- Klik kanan pada sitasi yang baru saja Anda sisipkan (misalnya, (Smith, 2023)).
- Pilih Edit Citation.
- Dalam jendela Edit Citation, hapus centang pada "Suppress Author" dan "Suppress Year".
- PENTING: Pada bagian Sort Order, biarkan sebagai "Default" atau "Alphabetical" untuk saat ini.
- Pada bagian "Pages", Anda bisa memasukkan nomor halaman jika diperlukan.
- Perubahan Kunci: Di sini Anda tidak akan menemukan opsi untuk mengubahnya menjadi nomor IEEE
secara langsung. Ini adalah keterbatasan utama. - Solusi: Anda harus secara manual mengganti setiap sitasi (Author, Year) dengan nomor urut yang sesuai.
- Identifikasi Urutan: Lihat daftar pustaka yang dihasilkan Word. Urutan entri dalam daftar pustaka (setelah dikonversi ke format IEEE) akan menentukan nomornya.
- Konversi Manual: Misalnya, jika sumber "Smith, 2023" adalah entri pertama dalam daftar pustaka Anda yang diformat IEEE, maka sitasi dalam teks "(Smith, 2023)" harus diganti menjadi
. Lakukan ini untuk setiap sitasi.
- Perubahan Format Manual Daftar Pustaka:
- Setelah Anda menyisipkan daftar pustaka, klik kanan di mana saja pada daftar tersebut.
- Pilih Edit Field.
- Di jendela Field, Anda mungkin melihat sesuatu seperti
BIBLIOGRAPHY l 1033. - Ini adalah bagian yang paling rumit dan seringkali membutuhkan pengetahuan tentang format IEEE secara eksternal. Word 2010 tidak dapat secara otomatis memformat daftar pustaka ke gaya IEEE.
- Metode yang direkomendasikan:
- Buat Daftar Pustaka Awal: Gunakan fitur Word untuk membuat daftar pustaka dalam gaya apa pun yang tersedia.
- Buka Sumber Asli: Cari sumber Anda (artikel jurnal, buku, dll.).
- Format Ulang Manual: Di daftar pustaka Word, hapus entri yang dibuat Word dan format ulang setiap entri secara manual sesuai dengan panduan gaya IEEE. Ini berarti Anda perlu mengetahui format yang benar untuk setiap jenis sumber (misalnya, artikel jurnal IEEE: J. K. Author, "Title of paper," Title of Journal, vol. x, no. x, pp. xxx-xxx, Month, year.).
- Berikan Nomor Urut: Pastikan nomor urut di daftar pustaka Anda sesuai dengan nomor yang Anda gunakan untuk mengganti sitasi dalam teks.
Skenario 2: Mengubah Dokumen yang Sudah Ada dengan Sitasi Gaya Lain ke IEEE
Skenario ini jauh lebih menantang di Word 2010 karena Anda harus mengubah sitasi yang sudah ada (misalnya, (Smith, 2023)) menjadi format nomor IEEE .
- Ulangi Langkah 1 & 2 dari Skenario 1: Pastikan semua sumber Anda ada di Source Manager Word.
- Sisipkan Daftar Pustaka Awal: Buat daftar pustaka menggunakan fitur Word, pilih gaya apa pun yang tersedia (misalnya, APA).
- Konversi Manual Sitasi dalam Teks:
- Identifikasi Sumber: Pergi melalui dokumen Anda. Temukan setiap sitasi yang ada (misalnya, (Smith, 2023)).
- Cari di Daftar Pustaka: Temukan sumber yang sesuai di daftar pustaka yang baru saja Anda buat.
- Tentukan Nomor IEEE: Dengan daftar pustaka yang akan Anda format ulang secara manual ke IEEE, tentukan nomor urut yang akan dimiliki sumber tersebut.
- Ganti Sitasi: Hapus sitasi gaya lama (misalnya, (Smith, 2023)) dan ganti secara manual dengan nomor IEEE yang sesuai dalam kurung siku (misalnya,
). - Perhatikan Pengurutan: Jika Anda menambahkan sumber baru di tengah dokumen atau mengubah urutan sumber, nomor sitasi dalam teks Anda mungkin perlu diperbarui. Ini adalah kelemahan utama dari metode manual.
- Format Ulang Daftar Pustaka secara Manual:
- Seperti pada Skenario 1, Anda perlu menghapus entri yang dibuat Word dan memformat ulang setiap entri secara manual sesuai dengan gaya IEEE. Ini adalah bagian yang paling memakan waktu dan membutuhkan ketelitian.
Alternatif dan Tips Tambahan untuk Gaya IEEE di Word 2010
Karena keterbatasan Word 2010 dalam mendukung gaya IEEE secara langsung, banyak pengguna beralih ke metode alternatif:
-
Menggunakan Perangkat Lunak Manajemen Referensi Eksternal:
- Perangkat lunak seperti Zotero atau Mendeley dirancang khusus untuk mengelola sitasi dan bibliografi.
- Mereka memiliki banyak pilihan gaya sitasi, termasuk IEEE, yang dapat diunduh dan diintegrasikan dengan Word.
- Anda menambahkan sumber ke Zotero/Mendeley, memilih gaya IEEE, dan kemudian menyisipkan sitasi dan bibliografi langsung dari perangkat lunak tersebut ke dalam dokumen Word Anda. Ini adalah metode yang jauh lebih efisien dan akurat.
- Keuntungan: Otomatisasi penuh, akurasi format, kemudahan pembaruan.
- Kekurangan: Membutuhkan instalasi perangkat lunak tambahan.
-
Menggunakan Template Dokumen IEEE:
- Beberapa organisasi atau publikasi IEEE menyediakan template dokumen yang sudah diformat sebelumnya, termasuk gaya sitasi IEEE. Mengunduh dan menggunakan template ini bisa sangat membantu.
-
Menggunakan File Gaya BibTeX (Jika Memungkinkan):
- Beberapa pengguna yang lebih mahir dapat membuat atau mengkonversi database referensi mereka ke format BibTeX. Word dapat bekerja dengan file BibTeX, tetapi ini membutuhkan penyesuaian lebih lanjut.
Tips Praktis untuk Meminimalkan Kesalahan:
- Buat Cadangan Dokumen Anda: Sebelum melakukan perubahan besar pada sitasi, selalu buat cadangan dokumen Anda.
- Konsisten dengan Penomoran: Jika Anda memutuskan untuk melakukan penomoran manual, pastikan Anda mencatat dengan baik nomor mana yang mewakili sumber mana.
- Gunakan Panduan Gaya IEEE: Miliki panduan gaya IEEE yang terpercaya di dekat Anda saat memformat daftar pustaka secara manual. Ini akan membantu Anda memastikan setiap detail (urutan elemen, tanda baca, format) sudah benar.
- Periksa Ulang: Setelah selesai, baca kembali seluruh dokumen dan daftar pustaka Anda untuk memastikan semua sitasi terhubung dengan benar dan formatnya konsisten.
Kesimpulan
Mengubah sitasi ke gaya IEEE di Microsoft Word 2010 tanpa bantuan perangkat lunak tambahan adalah tugas yang membutuhkan banyak pekerjaan manual dan ketelitian. Word 2010 tidak memiliki dukungan native untuk gaya IEEE, yang berarti Anda harus mengelola format sitasi dalam teks dan daftar pustaka secara manual, atau mencari solusi alternatif seperti perangkat lunak manajemen referensi eksternal.
Meskipun proses manual bisa dilakukan, terutama untuk dokumen yang lebih pendek atau ketika Anda baru memulai, sangat disarankan untuk mempertimbangkan Zotero atau Mendeley jika Anda sering bekerja dengan gaya sitasi yang kompleks seperti IEEE, atau jika Anda menangani dokumen yang panjang dan rumit. Solusi ini akan menghemat waktu Anda, mengurangi risiko kesalahan, dan memastikan kepatuhan Anda terhadap standar akademis yang ketat. Dengan pemahaman yang jelas tentang aturan gaya IEEE dan kesabaran dalam melakukan penyesuaian manual, Anda dapat mencapai hasil yang diinginkan di Word 2010.
